Tpr0GUr6GSY0TUW8TfOpTUG0Gd==
  • smkn3_samarinda@yahoo.co.id
  • 05412461065

Wakili Provinsi Kalimantan Timur - Salsabila Sofiah Unjuk Kepiawaian di Cabang Beauty Therapy LKS Nasional 2026

SMK Negeri 3 Samarinda - Deretan alat perawatan kulit berjajar rapi, lampu ring light menyala terang, dan aroma khas ruang spa menyeruak di salah satu ruang praktik cabang lomba Teknik Perawatan Kecantikan (Beauty Therapy). Di tengah suasana itu, Salsabila Sofiah tampil percaya diri mengenakan seragam praktik serba putih dengan aksen tenun biru-ungu, sanggul rapi terselip bunga kamboja putih, siap menunjukkan seluruh keterampilannya di hadapan dewan juri.


Salsabila adalah satu dari ratusan siswa se-Indonesia yang berlaga di Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) 2026 tingkat SMA/MA/SMK/MAK sederajat, tepatnya di cabang ajang Teknik Perawatan Kecantikan (Beauty Therapy). Cabang lomba ini berlangsung pada 27 - 30 Juli 2026, menjadi bagian dari rangkaian besar LKSN 2026 yang secara keseluruhan digelar di Jakarta dan Jawa Barat sejak 26 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Ajang Pencarian Talenta Vokasi Terbaik

LKSN merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Mengusung semangat "Talenta Wujudkan Kemajuan Bangsa" dan tagar #PendidikanBermutuUntukSemua, ajang ini menjadi wadah bagi siswa pendidikan menengah dari seluruh penjuru Tanah Air untuk mengasah sekaligus membuktikan kompetensi di bidang keahlian masing-masing, termasuk tata kecantikan.

Untuk cabang Beauty Therapy, peserta dituntut menguasai dua kompetensi besar: perawatan wajah dan perawatan badan (body treatment), sebagaimana tertera pada papan kompetensi yang terpasang di ruang lomba.

Menguji Ketangkasan dari Perawatan Wajah hingga Tata Rias

Sepanjang penilaian, Salsabila terlihat bekerja cermat dan penuh konsentrasi. Ia mengawali dengan melakukan perawatan wajah pada model ujinya, memijat lembut area wajah menggunakan teknik yang telah dipelajarinya di bangku sekolah. Tahap ini menuntut ketelitian sekaligus kepekaan tangan, mengingat penilaian juri mencakup teknik, urutan kerja, hingga kenyamanan yang dirasakan model.

Babak berikutnya menampilkan sisi lain kepiawaian Salsabila: merias wajah model. Dengan mengenakan masker pelindung, ia mengaplikasikan eyeshadow bernuansa smokey secara bertahap dan detail, dibantu palet warna serta kuas rias yang tertata di meja kerjanya. Rambut model pun tak luput dari sentuhannya dikepang rapi ke belakang membentuk ponytail, menyempurnakan keseluruhan penampilan hasil karyanya.

Seluruh proses ini berlangsung di ruang praktik yang dilengkapi peralatan standar salon dan klinik kecantikan, mulai dari alat sterilisasi, lampu kaca pembesar (magnifying lamp), mencerminkan tuntutan kompetisi yang menyerupai kondisi kerja profesional sesungguhnya.

Membangun Generasi Vokasi yang Berdaya Saing


Kompetisi seperti LKSN diharapkan tak sekadar menjadi ajang unjuk kebolehan, melainkan juga pintu pembinaan lebih lanjut bagi siswa-siswa berbakat agar kelak mampu bersaing hingga level yang lebih tinggi. Bagi Salsabila dan peserta lain, pengalaman tampil di panggung nasional ini menjadi bekal berharga sekaligus pembuktian bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan talenta-talenta muda yang siap terjun ke dunia industri kecantikan profesional.

Dengan semangat dan kesungguhan yang ditunjukkan sepanjang perlombaan, Salsabila Sofiah menjadi representasi nyata dari upaya generasi muda Indonesia mengharumkan nama sekolah sekaligus daerah asal mereka di kancah kompetisi keterampilan tingkat nasional.








0 Komentar

Info SMK Negeri 3 Samarinda

KontakSMKN 3 Samarinda

Jl. KH. Wahid Hasyim No. 76, Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Popup Image