"Foto bersama murid-murid peserta MPLS"
Samarinda, 14 Juli 2026 – Pagi hari ini di halaman SMKN 3 Samarinda terlihat lebih ramai dari biasanya. Ratusan murid baru yang masih mengenakan seragam olahraga SMP nya masing-masing tampak bersemangat memadati area lapangan sekolah. Mereka hadir untuk mengikuti hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 06.30 hingga 14.30 WITA ini dirancang khusus untuk menyambut para siswa baru dengan suasana ceria, edukatif, dan penuh makna.
Acara dibuka dengan "Salam Sapa Murid Baru" yang dipandu oleh guru piket dan OSIS, diiringi jingle MPLS serta lagu "Rukun Sama Teman" yang menggema di seluruh lingkungan sekolah. Tak sekadar seremonial, panitia juga mengawali hari dengan pengecekan denyut jantung di lapangan yang dipimpin oleh Pembina UKS, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan para peserta sebelum mengikuti rangkaian aktivitas fisik. Kegiatan ini menjadi penanda bahwa MPLS di SMKN 3 tidak hanya mengenalkan aturan, tetapi juga membiasakan gaya hidup sehat sejak dini.
Memasuki pukul 07.25, suasana semakin meriah dengan "Pertemuan Pagi Ceria" berupa senam "Anak Indonesia Hebat" yang dipandu oleh Pak Wagiyo, S.Pd. Setelah tubuh bergerak aktif, para murid baru diajak mengikuti "Tes Fleksibilitas" oleh Pak Yudi Setiawan, S.Pd., Gr., yang bertujuan mengukur kelenturan fisik sebagai bagian dari pengenalan olahraga dan kesehatan. Istirahat sejenak pun diberikan pada pukul 09.55 sebelum kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengenalan kurikulum yang dipandu oleh Ibu Eka Irma Wati, S.Pd., M.Pd., dengan metode kreatif berupa pembuatan Pohon Harapan, Pohon Solusi, atau Mind Map sebagai output pembelajaran.
Memasuki sesi siang, kegiatan berubah arah dari fisik menuju penguatan sosial-emosional. Pada pukul 11.10, "Ruang Perjumpaan Murid Baru" menghadirkan narasumber dari DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang membimbing siswa dalam berbagai aktivitas, mulai dari perkenalan akrab, ruang cerita, hingga identifikasi harapan dan kekhawatiran. Diskusi solusi menjadi momen penting bagi siswa untuk saling mendukung dan merasa diperhatikan. Setelah jeda ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan sesi "Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai" yang dibawakan oleh Bu Florentina Ema Weking, S.Pd., yang mengajarkan siswa cara mengenali teman yang sedang tidak baik-baik saja, mendengarkan dengan empati, serta memahami kapan harus meminta bantuan.
Rangkaian MPLS hari kedua ditutup dengan sesi refleksi, doa, dan persiapan untuk kegiatan besok yang dipandu oleh OSIS. Sepanjang hari, para murid baru tidak hanya mendapat informasi tentang sekolah, tetapi juga merasakan atmosfer kekeluargaan dan kepedulian. Kepala SMKN 3 Samarinda, Elis Susiana, S.Pd., M.Pd., dalam pantauannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dan kerja keras panitia. "Kami ingin MPLS ini menjadi pengalaman pertama yang membekas dan membangun semangat belajar mereka selama tiga tahun ke depan," ujarnya. Dengan beragam aktivitas mulai dari senam, tes kesehatan, diskusi, hingga penguatan karakter, hari pertama MPLS di SMKN 3 Samarinda berjalan dinamis dan penuh manfaat, menjadi awal yang cerah bagi perjalanan pendidikan para generasi muda Kalimantan Timur.




0 Komentar